Pengaruh Digital Marketing, Harga Dan Daya Tarik Wisata Terhadap Niat Berkunjung Wisatawan Di Labuan Bajo Manggarai Barat
Sari
Pariwisata adalah salah satu sektor industri kreatif yang sekarang mengalami perkembangan. Kunci utama para pelaku pariwisata memiliki kemampuan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi yang baik melalui digital marekting, daya tarik wisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing, Harga dan Daya Tarik, terhadap Niat Berkunjung wisatawan di Labuan Bajo Manggarai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan data primer dari penyebaran kuesioner kepada 200 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Pengelolaan data dengan menggunakan software komputer SPSS versi 20.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Digital Marketing, Harga dan Daya Tarik memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat wisatawan di Labuan Bajo.
Kata Kunci: Digital Marketing, Harga, dan Daya Tarik, Niat Berkunjung.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Arli, D., & Tjiptono, F. (2008). Consumer digital piracy behaviour among youths: Insights from Indonesia. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 20(4), 421–438.
Ayesha, I., Pratama, I. W. A., Hasan, S., Effendi, N. I., Yusnanto, T., Diwyarthi, N. D. M. S., & Egim, A. S. (2022). Digital marketing. Global Executive Press.
Azizah, R. I., & Fathor, A. S. (2024). Peran pemasaran digital, fasilitas, dan kepuasan terhadap minat berkunjung ulang pada desa wisata. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(1), 112–125.
Badan Pusat Statistik. (2021). Berita resmi statistik. BPS Republik Indonesia. https://www.bps.go.id
Biki, S., Pilomonu, M. R. S., Saleh, E., & Juana, A. (2023). Pengembangan media pembelajaran seni digital dan kerajinan tangan berbasis website bagi anak-anak dan kaum disabilitas. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(2), 85–94.
Chang, M., Liliana, L., & Rostianingsih, S. (2015). Implementasi animasi pada multimedia interaktif. Jurnal Infra, 3(2), 1–6.
Daliansyah. (2021). Pengembangan daya tarik wisata berbasis potensi lokal. Deepublish.
Dharmmesta, B. S. (2015). Manajemen pemasaran. BPFE.
Effendi, M. (2010). Manajemen pemasaran. Alfabeta.
Fernando, H., Larasati, Y. G., Abdullah, I., Firdawaty, L., & Qodriyah, K. (2024). Bibliometrics of family law research trends in Southeast Asia. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 7(1), 1–18.
Gantina, D., Boediman, S. F., Nurbaeti, N., & Gunawijaya, J. (2021). Museum Prabu Geusan Ulun Kabupaten Sumedang sebagai daya tarik wisata. Jurnal Pariwisata Trisakti, 8(2), 203–214.
Gartner. (2020). Digital marketing overview. Gartner Research.
Ghiasi, R. (2020). Integrating traditional and digital marketing strategies. Journal of Marketing Theory and Practice, 28(4), 395–408.
Juana, A. (2023). Pengaruh digital marketing terhadap niat berkunjung wisatawan. Jurnal Pariwisata, 10(2), 45–56.
Keliwar, S., & Nurcahyo, A. (2015). Motivasi dan persepsi pengunjung terhadap objek wisata Desa Budaya Pampang di Samarinda. Jurnal Manajemen Resort dan Leisure, 12(2), 10–27.
Kotler, P. (2012). Manajemen pemasaran (Jilid 1 & 2). PT Indeks.
Kotler, P. (2014). Marketing management (14th ed.). Pearson Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2018). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Latif, N., & Duludu, U. A. T. (2021). Sikap masyarakat terhadap pengembangan wisata Pantai Botutonuo. Jambura Journal of Community Empowerment, 3(1), 45–56.
Li, X. (2022). Tourism behavior and lifestyle transformation. Journal of Tourism Studies, 18(1), 33–47.
Maesaroh, T. M. (2019). Manajemen daya tarik wisata. Alfabeta.
Maesaroh, T. M., Faidah, F., & Karatri, R. H. (2023). Pengaruh intellectual capital dan good corporate governance terhadap nilai perusahaan. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 201–215.
Neil, P. (2020). Digital marketing strategy: An integrated approach. McGraw-Hill Education.
Nugroho, I. (2019). Pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pustaka Pelajar.
Nurbaeti, N., Gantina, D., & Gunawijaya, J. (2021). Atraksi dan fasilitas sebagai penentu minat berkunjung wisatawan. Jurnal Pariwisata Trisakti, 8(1), 67–79.
Pradanimas, A., & Sucipto, A. (2022). Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap harga saham. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 7(1), 33–44.
Qodriyah, K. (2023). Harga dan niat berkunjung wisatawan. Jurnal Manajemen Pariwisata, 6(2), 88–99.
Rachmadi, T. (2020). The power of digital marketing (Vol. 1). Tiga Ebook.
Ridwan, M. (2019). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. PT Sofmedia.
Rustam, Y. (2022). Analisis daya tarik wisata terhadap minat kunjungan wisatawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), 55–66.
Saraf, S. H., & Ghiasi, R. (2020). Quantum theory of atoms in molecules. Journal of Chemical Research, 44(9–10), 321–329.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, B., & Astutik, P. (2020). Pengaruh promosi media sosial dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung kembali. Jurnal Riset Bisnis dan Ekonomi, 5(2), 120–132.
Tjiptono, F. (2008). Strategi pemasaran. Andi Offset.
Tjiptono, F. (2016). Pemasaran jasa. Andi Offset.
Tuffahati, Z. (2023). Daya tarik wisata dan motivasi berkunjung. Manajemen dan Pariwisata, 5(1), 22–34.
Utama, I. G. B. R. (2017). Pemasaran pariwisata. Andi Offset.
Utama, I. G. B. R. (2018). Pengantar industri pariwisata. Deepublish.
Utami, R. (2022). Pemasaran digital dan keputusan berkunjung wisatawan. Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(2), 101–115.
Wijayanto, A. (2022). Sistem informasi dan teknologi digital era metaverse. Graha Ilmu.
Yudistira, L. (2023). Pengaruh novelty seeking dan daya tarik wisata terhadap kepuasan wisatawan (Disertasi doktoral). UPN Veteran Yogyakarta.
DOI: https://doi.org/10.37531/yume.v9i1.11135
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

